Revitalisasi Pendidikan Karakter dan Peningkatan Motivasi Belajar Dalam Mencapai Efektivitas Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0

Ni Kadek Melda Lestari, Putu Yulia Angga Dewi

Abstract


Revolusi industri telah menimbulkan perubahan besar dalam tatanan kehidupan masyarakat dunia yang berdampak pada bidang ekonomi, sosial, budaya, politik, dan ilmu pengetahuan. Revolusi industri berdampak pula pada pola pendidikan di Indonesia. Menghadapi tantangan tersebut, dunia pendidikan sebagai jantung dalam mempersiapkan generasi muda, dituntut untuk berubah. Memang tidaklah mudah dalam menghadapi tantangan perubahan pada era revolusi industri. Menyadari hal tersebut, banyak hal yang dipersiapkan untuk menyelaraskan mutu pendidikan dengan perubahan yang terjadi. Pemerintah berupaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) generasi muda untuk menghadapai tantangan tersebut. pendidikan menjadi pilar utama dalam kemajuan suatu negara. Selain itu, pendidikan sangatlah penting untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas maka dibutuhkan pula pendidikan yang berkulitas, salah satunya yaitu merevitaliasi pendidikan karakter dan memupuk serta meningkatkan motivasi belajar sejak dini untuk mencapai tujuan pendidikan indonesia terkait dengan penyelarasan pada era revolusi 4.0.

Full Text:

PDF

References


Dewi, P. Y. A., & Primayana, K. H. (2019). PERANAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Penjaminan Mutu, 5(2), 226-236.

Primayana, K. H. (2019, March). The Implementation Of School Management Based On The Values Of Local Wisdom Tri Hita Karana And Spiritual Intelligence On Teacher Organizational Commitments. In Proceeding International Seminar (ICHECY) (Vol. 1, No. 1).

Primayana, K. H., Lasmawan, I. W., & Adnyana, P. B. (2019). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MINAT OUTDOOR PADA SISWA KELAS IV. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 9(2), 72-79.

Amin Ahmad, Etika (Ilmu akhlak), Jakarta: Bulan Bintang, 1995

Clayton Aldelfer dalam H.Nashar (2004) Psikologi pendidika. Journal Motivasi Belajar.

Dimyati dan Mudjiono. 1994. Belajar Dan Pembelajaran.Jakarta:Depdikbud.

Djamarah,Syaiful Bahri.Drs. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rieneka Cipta.

Dimyati, Mudjiono. 1994. Belajar dan Pembelajaran.Jakarta: Dirjen Dikti.

Fauziah (2015). Teknologi Informasi. Journal perkembangan teknologi era 4.0.

Hamalik, Oemar. 2003. Prosedur Beljar Mengajar.Jakarta Bumi Aksara.

Heri Gunawan, Pendidikan Karakter, (Konsep dan Implementasi), Bandung: Alfabeta, 2012.

Mc.Donald, Frederick J. dalam H Nashar (2004). Psikologi pendidika. Journal Motivasi Belajar. 39

Munir Abdullah, Pendidikan Karakter, Yogyakarta: Pedagogia, 2010.

Nashar.Drs.2004.Peranan Motivasi dan Kemampuan awal dalam kegiatan pembelajaran.Jakarta:Delia press.

Ristekdikti (2018). Era revolusi industri 4.0. Journal Revolusi industri 4.0, 3.

Sardiman, A.M. 2000. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar.Jakarta Grafindo Persada.

Sudjana, Nana.1996. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar.Bandung:Sinar Baru.

Sukadi (2006). Pendidikan psikologi. Journal motivasi belajar. 17,37,40,42,44

Virsya Norla, Panduan Menerapkan Pendidikan karakter Di sekolah, Jakarta:Laksana, 2011.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Adicarya: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats